Ternyata ada lebih banyak sampah dan kebohongan yang diberitakan manusia di puisi-puisi yang dibuatnya
Aku kira tak ada gunanya lagi mencoba membuat tali silaturahmi pada orang yang merasa terganggu
Sungguh lebih bermanfaat melanjutkan perjalanan dengan berbuat kebaikan pada setiap helai Nafas dan gerakan tubuh
Memang benar bahwa orang di zaman ini terdidik untuk menghakimi orang lain dengan asumsi dan pikiran serta pengalamannya sendiri
Tetapi aku telah melihat orang-orang yang mampu melampaui itu semua dan menjadi bijaksana karena memiliki mata dan alam batin yang lebih luas dari angkasa dan samudra
Aku kira aku semakin meyakini kebenaran bahwa pada akhirnya setiap orang akan berakhir sebagai cerita dan aku telah berusaha terlalu keras untuk mengabadikan kebaikan seseorang yang sama sekali tak pernah mengharapkannya
Sekarang sudah saatnya melanjutkan perjalanan
Memandang ke depan
Melepaskan segala ingatan akan kebaikan dan kasih di masa lalu
Semuanya sempurna dengan adanya
Dan masa kini biarkan tetap menjadi pilihan bebas masing-masing seturut mimpi masa depan dalam Iman, Harapan, dan Kasih kepada Nya.
Semoga kelak tak ada lagi kisahmu tersisa di dalam Kibar Bendera Doaku
Di dalam Layar Bahtera Cahayaku
Aku kira aku sudah mampu melupakan orang yang kukira mencariku
Puisi ini menegaskan itu
Bahtera Cahayaku melaju menembus ruang dan waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar