Baiklah sayangku
udara mengembang semburat cahaya terang
aku tidak tenggelam di samudra
melainkan sejuk angin setelah hujan
penuhi ruangan penuhi
bayanganmu yang telah kukemas rapi dalam doa
kau diliputi cahaya keemasan
dan aku bersyukur kepada Tuhan
kuhirup udara dan penuhi seluruh selku dengan berkat
perjalanan panjang jadi pusaka arah tujuan
dunia baru yang semakin nyata di hadapan mata
Dia yang paling dikasihi
kau dan juga aku
kita saling memandang dengan senyuman
ruang dan waktu mengkerut
daun-daun berguguran menjadi begitu lambat
baiklah sayangku
memang harus seperti inilah kita
memasuki gua kosong dengan jerami dan domba-domba
gembala membakar kayu api
cahaya sama cahaya
bertemu dalam ruang-ruang keabadian
yang hanya Tuhan, kau dan aku yang tahu
Kupastikan jalan ini, kupastikan bahagiamu
pohon-pohon di hutan menjadi cahaya
samudra indah menyala
langit bersih seperti hatimu
wajahmu dilukis malaikat di galeri panjang kasih kerahiman Tuhan
