Tibalah pendaki di sebuah Padang rumput savana bernama pilihan bebas
Di sana mata air terbaik mengalir memberikan kehidupan
Dan semua pilihan jalan terbuka pada pandangan mata
Puncak yang dingin menjadi hangat ketika matahari bersinar terang
Dan kijang-kijang emas berlari berlompatan memberikan penghiburan dan sukacita
Setiap jalan dipenuhi bunga bermekaran
Bahkan hutan mati menjadi hijau dan berbuah kembali
Bahwa memang pernah ada letusan di kawah ratu
Tapi kini benih-benih baru telah meninggi dan menjadi hutan yang rindang
Aku ke sana dengan kendaraan paling mutahir bernama niat dan sukacita
Tracking pole ku di kanan dan kiri menopang dengan canda dan tawa
Nafasku dipenuhi doa salam Maria
Setiap batu dan pasir yang kutapaki menjadi emas dan batu permata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar