Sabtu, 15 September 2018

Bersamamu

Sore ini hayal lagi
Aku kamu kita jadi satu
Selamanya satu untuk masa depan

Angin sore hangat senja
Sadarkan ku bahwa itu harapan terindah
Di pagi dan malam

Jantung ku berdetak
Mengetuk hatimu
Dan hilanglah jarak
Luruh dalam doa
Untuk yang terindah

Selamanya dan abadi
Pohon-pohon juga hati
Teras rumah kita 
Sruput kopi dan nyanyi lagu indah

Aku kamu kita jadi satu
Selamanya untuk masa depan

Jumat, 07 September 2018

Gerhana Bulan

Tak ada hujan
Tak ada panas
Tak ada matahari
Malam yang gelap yang ada di sini

Gerhana bulan
Memerah padam
Angin malam dan bintang
Kutunggu sampai pagi hari datang

Awan yang gelap pekat tlah hadir di sini
Angin dingin berhembus dalam sunyi di teras rumahku sendiri
Kesejukan di jiwaku menjadi-jadi
Hilangkan segala lelah sisa kerja hari ini

Walaupun ini lama
Akan tetap kutunggu 
Dalam doa dan rindu
Ku bersiap pandangimu

Gelap malam dan aku melebur menjadi satu
Tak dapat terpisahkan oleh waktu akan teringat selalu
Cahaya merah pekat mewarnai langit gelap
Terangi alam semesta hilangkan sunyi dan segala sepi

Pada merah dan gelapnya malam ini
Kuserahkan seluruh rinduku
Menimba semangat baru

Sampai pagi menjelang
Gerhana bulan datang
Kujemput mimpi dan masa depan

Sabtu, 01 September 2018

Mendung Pagi

Mendung Pagi tentang awan gelap
Udara basah terbawa angin
Tabraki dedaunan
Tabraki pepohonan

Burung-burung bernyanyi riang
Hantarkan pujian
Syukur pada alam
Semesta berdendang

Tanah basah
Embun pagi
Cahya mentari
Tak ada di sini
Tapi ku tak sepi

Angin basah tabraki bunga
Kembang dan buah
sawah dan lembah
Bergoyang bersama 

Awan nan gelap
Hati yang ceria
Penuh syukur dan tawa
Salam
Oh Salam
Salam 
Oh Salam