Jika kau dengar kisah cinta yang dirayakan dunia
Tentu kau tahu bagaimana mereka berakhir
Romeo kepada Juliet, Mingke kepada Annelis, Bodowoso kepada Jonggrang, Rahwana kepada Sinta
Dunia bercerita tentang cinta dan tragedi
Benar katamu, mencintai berarti membersihkan diri sebersih-bersihnya
Hingga hanya cinta Tuhan yang mengisi dan menghidupi
Karena nafsu begitu kejam dan menyiksa
Dan aku tak mau kau merasakan sakitnya, sayangku
Biar kureguk sepi dan nyeri
Kenyataan pada tanah basah
basah tanah pada udara selepas hujan
Hati bersih menandai air terjun rasaku padamu
Mencintaimu berarti tidak menikahimu
Yang sempurna saling menerimakan kasih Tuhan
Bersih menjadi utuh, menjadi abadi
Menjadi sempurna, menjadi doa dan puasa
Dan dengan kasih yang paripurna kututup kumpulan puisi ini
Jangan lagi kau cari
Karena aku selalu ada di semesta
di manapun kau berada
Mencintaimu berarti tidak menikahimu
tetapi berdoa dan berpuasa untukmu
agar bahagia menjadi hari-harimu
semoga sebagai manusia, kau seutuhnya dicintai
Lalu setiap jengkal tanah adalah rumahmu
Lalu setiap senyawa oksigen yang kau hirup menghidupimu
Lalu setiap tetes air yang kau reguk menyegarkanmu
Karena di sana aku dan puisiku selalu ada untukmu
Mencintaimu berarti tidak menikahimu
Mencintaimu berarti tidak menemuimu
Mencitaimu dalam diam yang paling sunyi
Biar doa dan puasa saja yang berbunyi