Sabtu, 06 Maret 2021

19 Tahun Cukup, Every Thing Will Be Ok!

  


                                                     

Dalam Kenangan Akan Perjuangan Dan Wafatnya Saudari Ma Kyal Sin dan puluhan demonstran Myanmar Maret 2021


1000 Tahun tidak cukup bagi orang yang terlena

Nafsu tidak akan terpuaskan

Rasa tidak berhenti bergelora

Budi tiada berhenti mencipta

Seperti di atas langit masih ada langit


Tapi 19 tahun cukup bagimu

Yang berdiri di barisan keyakinan 

Bahwa kebaikan harus diperjuangkan

Semua akan baik-baik saja

Seburuk apapun keadaannya

Akal sehat harus tetap di jaga

Tubuh, Jiwa, dan Rohmu menandakan kehadiran-Nya 


Maka seperti pemazmur berkidung

lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku 

daripada diam di kemah-kemah orang fasik

Dunia memang tidak adil

Tetapi lebih baik berdiri di barisan keyakinan 

daripada berdiam diri melihat kelaliman

lebih baik mengingatkan penguasa 

daripada bermain kuasa

lupa hakikat hidup bersama

lalu menjadikan senjata sebagai bahasanya


19 tahun cukup untuk tahu harus berani melakukan apa 

19 tahun cukup untuk memutuskan berpihak di barisan yang mana 

Hidupmu adalah pilihan, Wafatmu adalah kekuatan

Tenaga paling hebat yang membuat pelor jadi pengecut dihadapan jiwamu

Kehormatan tertinggi yang membuat pangkat menjadi hina di hembusan nafas terakhirmu


Kekuasaan sejati tidak akan memerangi orang-orang yang tak bersenjata

Kekuasaan sejati duduk bersama dan membicarakan apa yang terbaik bagi semua

Kekuasaan sejati adalah pelayanan

Bersama menjadikan dunia sebagai tempat tinggal dan hidup yang layak dihidupi

Kekuatan sejati adalah cinta 

Yang membuat orang suka rela berbakti untuk mencapai tujuan hidup bersama 


Untukmu yang masih berbaris dalam roh, semangat, dan kebenaran,

Aku kirimkan hormat terbaikku 

lebih dari semua omong kosong tentang iman dan cinta 

Iman dan Cintamu lebih nyata dari huruf dan kata-kata


Beristirahatlah dalam kekuatanmu, saudariku

Namamu kusebut dalam doa dan karyaku

Kasih Kerahiman Tuhan Besar Padamu





 Jakarta-Myanmar, 6 Maret 2021



Tidak ada komentar:

Posting Komentar