Dalam Kenangan Akan Perjuangan Dan Wafatnya Saudari Ma Kyal Sin dan puluhan demonstran Myanmar Maret 2021
1000 Tahun tidak cukup bagi orang yang terlena
Nafsu tidak akan terpuaskan
Rasa tidak berhenti bergelora
Budi tiada berhenti mencipta
Seperti di atas langit masih ada langit
Tapi 19 tahun cukup bagimu
Yang berdiri di barisan keyakinan
Bahwa kebaikan harus diperjuangkan
Semua akan baik-baik saja
Seburuk apapun keadaannya
Akal sehat harus tetap di jaga
Tubuh, Jiwa, dan Rohmu menandakan kehadiran-Nya
Maka seperti pemazmur berkidung
lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku
daripada diam di kemah-kemah orang fasik
Dunia memang tidak adil
Tetapi lebih baik berdiri di barisan keyakinan
daripada berdiam diri melihat kelaliman
lebih baik mengingatkan penguasa
daripada bermain kuasa
lupa hakikat hidup bersama
lalu menjadikan senjata sebagai bahasanya
19 tahun cukup untuk tahu harus berani melakukan apa
19 tahun cukup untuk memutuskan berpihak di barisan yang mana
Hidupmu adalah pilihan, Wafatmu adalah kekuatan
Tenaga paling hebat yang membuat pelor jadi pengecut dihadapan jiwamu
Kehormatan tertinggi yang membuat pangkat menjadi hina di hembusan nafas terakhirmu
Kekuasaan sejati tidak akan memerangi orang-orang yang tak bersenjata
Kekuasaan sejati duduk bersama dan membicarakan apa yang terbaik bagi semua
Kekuasaan sejati adalah pelayanan
Bersama menjadikan dunia sebagai tempat tinggal dan hidup yang layak dihidupi
Kekuatan sejati adalah cinta
Yang membuat orang suka rela berbakti untuk mencapai tujuan hidup bersama
Untukmu yang masih berbaris dalam roh, semangat, dan kebenaran,
Aku kirimkan hormat terbaikku
lebih dari semua omong kosong tentang iman dan cinta
Iman dan Cintamu lebih nyata dari huruf dan kata-kata
Beristirahatlah dalam kekuatanmu, saudariku
Namamu kusebut dalam doa dan karyaku
Kasih Kerahiman Tuhan Besar Padamu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar