Memang benar bahwa puisi adalah gambaran jiwa tetapi kita tak pernah dapat membingkai seorang manusia hanya dalam sebuah layar kaca dan merasa sudah mengenalnya secara keseluruhan
Aku mengampunimu dan ternyata aku jauh bertumbuh dari semua puisi yang pernah kutuliskan,
puisiku tetap saja jelek
Tak seindah puisi si ini atau si itu tapi tetap kutulis puisi lagi
Dan jika kau tahu aku tak pernah marah padamu
Ketahuilah bahwa Kesedihanku hanya kuberikan pada mereka yang kulindungi dan kuanggap saudaraku
Dan jika aku tidak bersedih untukmu
Aku kirimkan puisi ini untukmu dan juga doa agar lebih berhati-hati dalam menilai puisi
Bisa jadi ternyata nilai-nilai itu adalah kaca dari dirimu sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar