Senin, 21 November 2016

Indentitas, penyair dan tempat dirinya dilahirkan.

Seberapa pentingkah identitas bagi seorang penyair? 
Ada penyair yang dilahirkan di sungai tetapi dia menulis puisi di laut. 
Maka dia harus disebut penyair sungai atau penyair laut? 

- Seorang Resi menjawab, lebih baik penyair memiliki definisi sendiri atas kediriannya. Karena penyair adalah orang yang tak pernah terikat oleh apapun, juga tidak terikat oleh karyanya sendiri. Jadi mau mendifinisikan dirinya menjadi apa saja itu bukanlah urusan esensi di luar dirinya.

- Seorang pembaca menjawab, karena dia dikenal lewat karyanya. Karya seorang penyair haruslah bertanggung jawab pada apa yang ditulisnya. Dan mengenai hal itu tempat di mana dia menulis akan mempengaruhi apa yang ditulisnya. Maka baiklah tempat di mana dia menulis adalah identitasnya.

- Seorang pemikir menjawab, tidak semua yang ditulis penyair berkaitan dengan tempat dia menuliskan apa yang penyair pikirkan. Oleh sebab itu biarkanlah ideologi dan pemikirannyalah yang menjadi definisi identitasnya. Jadi orang bisa menulis apapun tanpa dipengaruhi oleh tempat dan waktu. Sebab ketika menulis dia berada di relung dirinya dan berbicara menembus jaman.

- Seorang pengembara menjawab, baiklah penyair menjadi milik seluruh dunia. Sebab saat menuliskan puisi, dia dan dunianya tak pernah terpisah. manunggaling objek dan subjek dalam rima dan ritma, dalam gugusan makna yang membentuk bangunan material spiritual yang mempengaruhi dan dipengaruhi medan-medan energi dan kebermaknaannya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar