Minggu, 27 November 2016

Godaan-Godaan

Selama kita di atas dunia ini, kita akan diganggu oleh pencobaan-pencobaan dan godaan-godaaan. Oleh karena itu tiap orang harus waspada, berjaga, dan berdoa, sehingga setan tidak mendapat kesempatan untuk memperdayakannya. Setan itu tidak pernah bersitirahat, melainkan berkeliling bagaikan singa yang mengaum-ngaum dan mencari mangsa untuk ditelannya.

Tak ada seorangpun yang demikian sempurna dan kudus, sehingga ia tidak diganggu oleh godaan-godaan, sebab kita semua tidak luput daripadanya. Namun betapapun beratnya bagi kita, godaan-godaan itu dapat memberikan manfaat kepada kita. Semua orang beriman telah menempuh banyak pencobaan dan godaan, namun olehnya secara rohani mereka mengalami perkembangan.

Pangkal segala godaan terdapat dalam batin kita yang goyah dan di mana kurang adanya kepercayaan pada Allah.
Barangsiapa tidak berpendirian teguh dan membiarkan dirinya digoda, ia dilempar kian kemari bagaikan kapal tanpa kemudi

Apabila kita ditimpa godaan-godaan, janganlah kita putus asa, melainkan kita harus berdoa lebih giat kepada Allah untuk memohon bantuannya. Rasul Paulus berkata bahwa Allah tidak membiarkan kita dicobai melampaui kesanggupan kita. Sebab sejalan dengan percobaan itu, Allah menyediakan juga pembebasan, sehingga kita dapat bertahan melawan pencobaan-pencobaan itu.

Marilah merendahkan diri kita dibawah tangan Allah yang mahakuasa, maka pada saat yang tepat, Ia akan membangunkan kita.
(Mengikuti Jejak Kristus-Thomas A Kempis, Godaan-Godaan, " Baca juga 1 Petrus 5:6-14)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar