Kepada Sesama Manusia
Aku dan kamu adalah satu, saudaraku
tangismu adalah kesedihanku
bahagiamu adalah doaku
kamu dan aku adalah satu
bukanlah gunung bukanlah batu
langkahku dalam nafas yang panjang
melewati susah dan senang
semuanya itu satu saudaraku
Kasih yang bertahta di dalam hati
Ikhlas dan syukur yang menyertai
memberkatimu jiwamu yang hadir di jiwaku
sepanjang waktu
bukan parasmu bukan hasratku
senyummu abadi di langit pagi
di siang hari kujadikan lagu
di malam hari kurangkai dalam doa
Rindu dan mata air yang menjadi air terjun
sungai-sungai yang mengalir ke sawah sampai dispenser ruang tamu
damai dan keteduhan udara yang menyejukkan
sebagai pengingat pada makna kehidupan
Bermuara kata-kata dan doa menjadi samudra
Panas dan menguap menjadi awan-awan hujan
Selalu kusiapkan api yang menghangatkan
Kuseduh kopi dengan madu dari hutan
Saudaraku, sampai jadi tua
Tak ada jarak di antara kita
Jiwa kita selamanya
Abadi dan Sentosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar